2015

0

Lamunan Senja Sang Wanita Bodoh (Part 2)

Posted on Kamis, 12 Februari 2015

Kelak, kamu pasti memiliki wanita yang akan mendampingimu dan menemanimu dihari tuamu nanti. Tiba-tiba saja segelintir bayangan itu muncul di otakku. Bayangan tentang hari dimana aku melihat senyum yang selalu kau berikan padaku, tetapi kali ini kau berikan pada gadis itu. Kau pun juga memberikan tatapan matamu yang tak pernah ku lihat sebelumnya disetiap kau menatapku, ya aku tau, itu adalah tatapan memuja. Ketika kulihat kau menatap gadis itu hatiku terasa begitu hancur, begitu rusak seakan runtuh menjadi serpihan kecil. Sungguh sesak... Sakit... Sangat sakit...

Waktu terasa berjalan begitu lambat, gadis itu memberikan senyumnya padamu, wajahmu yang putih itu seakan memerah, dan sekarang aku paham... Kamu mencintai gadis itu... Gadis yang masih tampak buram dalam bayanganku. Aku mulai tersadar dari segelintir bayangan bodoh itu, dan aku kembali berusaha agar aku tak meneteskan air mataku didepanmu, aku berusaha untuk terlihat biasa saja. Meskipun aku tak bisa berbohong bahwa hatiku mulai remuk.

Baca selengkapnya »

0

Lamunan Senja Sang Wanita Bodoh (Part 1)

Sungguh, aku hanyalah sosok wanita yang bodoh, bahkan sangat bodoh jika kau merasakan berada diposisiku. Bagaimana tidak, aku terperangkap dalam permainan cinta yang kubuat sendiri. Aku sungguh takut untuk melanjutkan perasaan ini. Dari awal kisah ini ada, aku tak pernah berfikiran untuk memiliki perasaan ini, perasaan yang sebenarnya tak pernah kuharapkan untuk ada, perasaan yang seharusnya telah kubuang jauh-jauh.

Aku tak ingin ada sesuatu yang berubah ketika kita saling menatap, aku tak ingin ada sesuatu yang mengganjal ketika kita saling berbicara, aku tak ingin ada sesuatu yang berbeda ketika kita sedang bersama dan tertawa lepas, aku tak ingin persahabatan ini hancur hanya karena perasaan bodohku ini. Aku hanya ingin tetap berada disampingmu, melihat kilauan mata indahmu, melihat senyuman manis dibibirmu, melihat tawamu yang lepas karenaku, dan merasakan tekstur lembut kulitmu.

Baca selengkapnya »